Langsung ke konten utama

Gudeg Jogja



Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu. Sepenggal lagu yang mengingatkanku akan tanah kelahiranku. Selamat datang di Yogyakarta. Kota yang tak asing lagi karena pernah menjadi ibukota Indonesia pertama kali. Sebuah kota yang terkenal sebagai Kota Pelajar maupun Kota Gudeg.

Yaa, ,gudeg. Kuliner khas Yogyakarta yang hampir setiap sudut kota dapat kita jumpai. Gudeg terbuat dari nangka muda. Varian gudeg sangat beragam. Ada gudeg manis, gurih, maupun pedas. Pelengkapnya pun juga beragam. Ada krecek, sambal, abon, dan kerupuk(rambak). Sekarang juga mulai dipadukan dengan ayam goreng, bebek goreng, telur balado, daging rendang, atau aneka jenis olahan ikan.

Inilah salah satu kuliner khas Jogja yang mampu bertahan ditengah berbagai makanan cepat saji yang menyerbu kota Jogja.

Nama : Budi Artopo
Instansi : SDN MeLikan Rongkop, Gunungkidul, Yogyakarta

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESUME 10: Mie Ayam Bakso GunungkiduL

Sebagai warga asli Gunungkidul, boleh dong pamer kuliner yang satu ini. Yeeees, mie ayam bakso. Saya punya beberapa tempat yang rekomend banget buat semua. 1. Mie Ayam Terenak (Prima Rasa) Yang terenak dan termewah adalah Mie Ayam Bakso Prima Rasa (yang akrab disebut Ngeposari). Istimewa banget karena rasanya yang khas. Dagingnya gak pelit hlo ini. Jadi mie Ayam nya tertutup sama bakso, sawi, ayam, dan acarnya. Harganya Rp.16.000,00 sudah tambah es teh/ es jeruk. Yang spesial dari Ngeposari adalah rasa ayam dan kuah Mie Ayam Bakso benar-benar terasa bumbu dan rempah-rempahnya. Saat lebaran, banyak pemudik yang bernostalgia disini.  2. Mie Ayam Terbanyak ( Pak Muji) Kalau kamu lapar tapi kantong tipis. Aku saranin ke Mie Ayam Bakso Pak Muji ( Besole). Yeeees, ini mie ayam dengan ukuran dua kali mie ayam yang lain dengan harga Rp.13.000,00 aja. Kalau kamu baru pertama kali kesini dan belum punya skill dewa untuk mengaduknya, pasti akan tumpah deeh. Kalau Prima Ra...

RESUME 3 : Membangun Branding Melalui BLog dan Medsos

Brand? Setahuku merk atau juduL. Tapi setelah malam ini, saya tahu kalau branding itu adalah sebuah identitas diri. Sebuah ciri khas setiap individu yang tidak dimiliki oleh orang lain. Layaknya font setiap orang yang tidak mungkin sama dengan gaya tulisan orang lain. Dewasa ini, hampir setiap orang sudah bergantung dengan android. Entah gamer atau itu media sosial. Dengan tujuan yang berbeda-beda pula. Dan tujuan saya membuat branding bLog ini serta mempublikasikan melalui sosial media adalah untuk mengembangkan potensi diri dan untuk menjadi guru profesional sesuai perkembangan zaman di industri 4.0 ini. Nama : Budi Artopo Instansi : SDN MeLikan Rongkop, GunungkiduL, Yogyakarta

RESUME 11 : GUPRES Bapak Encon Rahman

Pernah suatu ketika saya mengikuti OGN sampai tingkat Provinsi. Dan ternyata butuh persiapan yang matang dan tidak sembarangan. Harus punya syarat dan ketentuan yang berlaku. Mulai dari PTK atau Best Practice yang dijurnalkan sampai tingkat Provinsi, narasumber serta Diklat tingkat Provinsi Dan aku juga harus terhenti begitu saja karena masa kerja yang belum 4 tahun karena diangkat menjadi CPNS di satuan pendidikan yang berbeda. Kecewa? ALkhamduLiLLah tidak. Karena dalam proses ke tingkat Provinsi saya bertemu orang-orang hebat Made in Gunungkidul. Sampai sekarang masih menjadi kakak pembimbing saya dalam beberapa hal tentang pendidikan.  Kok kakak?  Yuuups, mereka berdua hanya terpaut 4tahun dari saya akan tetapi prestasinya sudah mendunia. Ada Laily Amin Fajriyah yang menjadi juara gupres tingkat Nasional serta Tri Agus Cahyono juara OGN tingkat nasional dengan inovasi BEKAM (globe berkamera) yang sudah beliau patenkan.  Saya mengikuti kelas menu...