Langsung ke konten utama

Rumus Penyajian Pacitan


Pendamping teh (Pacitan) ini sangat cocok menemani senja hari ini.  Seperti ada yang kurang jika teh tidak ada yang menemani. Yang jelas, makanan ini sebagai penunda lapar saat istri terlalu lama curhat sama telenan trus ngiris bawangnya pakai perasaan.

Gorengan juga sangat familiar di lidah maupun dikantong. Buatnya juga tidak terlalu lama. 15-20 menit siap disajikan tergantung seberapa cekatan dan ahli di bidang penggorengan.

Kemudian kedua makanan misterius yang terbungkus daun pisang itu pasti bukan pepes ikan atau Lontong. Yang agak banyak itu, kalau di Gunungkidul ada dua kemungkinan. Lemper (ketan dengan isi abon) atau arem-arem (nasi isi ayam, kentang, atau tempe). Yang jelas itu jenis snack sedang ukuran 3 jam kekuatan (makanan rapat di bawah jam 12 atau tanpa makan siang).

Kemudian piring terakhir berisi makanan manis. Entah itu nagasari, mutiara, atau makanan sejenisnya. Biasanya kan gitu, snack memperhatikan komposisi atau rumus penyajian. Ada Snack sedang yang ditemani snack gurih serta manis.

Budi Artopo
SDN MeLikan Rongkop, Gunungkidul, Yogyakarta 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESUME 3 : Membangun Branding Melalui BLog dan Medsos

Brand? Setahuku merk atau juduL. Tapi setelah malam ini, saya tahu kalau branding itu adalah sebuah identitas diri. Sebuah ciri khas setiap individu yang tidak dimiliki oleh orang lain. Layaknya font setiap orang yang tidak mungkin sama dengan gaya tulisan orang lain. Dewasa ini, hampir setiap orang sudah bergantung dengan android. Entah gamer atau itu media sosial. Dengan tujuan yang berbeda-beda pula. Dan tujuan saya membuat branding bLog ini serta mempublikasikan melalui sosial media adalah untuk mengembangkan potensi diri dan untuk menjadi guru profesional sesuai perkembangan zaman di industri 4.0 ini. Nama : Budi Artopo Instansi : SDN MeLikan Rongkop, GunungkiduL, Yogyakarta

Menulis dan Membuat Buku Digital

Resume Pertemuan ke 20 belajar menulis online gelombang 7 bersama Om Jay pada hari ini tanggal 27 April 2020 Pukul 13.00 s.d 15.00. Nara sumber: Bapak Onno W Purba Tema: Menulis dan Membuat Buku Digital Biodata Pribadi : Bapak Onno Widodo Purbo dilahirkan di Bandung Jawa Barat, 17 Agustus 1962 ; umur beliau 57 tahun. Beliau adalah seorang tokoh dan pakar di bidang teknologi informasi asal Indonesia, selain pakar bapak Onno juga dikenal sebagai penulis, pendidik dan pembicara di Seminar. Beliau juga sebagai Aktivis yang dikena dalam upaya memperjuangkan Linux. Karya inovatifnya diantaranya adalah wajanbolic sebagai upaya koneksi internet murah tanpa kabel dan RT /RW- Net sebagai jaringan komputer swadaya masyarakat untuk menyebarkan Internet murah, serta penerapan Open BTS. Ia memulai pendidikan akademis di ITB pada jurusan teknik elektro tahun 1981 dan lulus dengan predikat wisudawan terbaik, kemudian melanjutkan studi ke Kanada dengan beasiswa dari PAUME. Ia juga aktif me...

RESUME 11 : GUPRES Bapak Encon Rahman

Pernah suatu ketika saya mengikuti OGN sampai tingkat Provinsi. Dan ternyata butuh persiapan yang matang dan tidak sembarangan. Harus punya syarat dan ketentuan yang berlaku. Mulai dari PTK atau Best Practice yang dijurnalkan sampai tingkat Provinsi, narasumber serta Diklat tingkat Provinsi Dan aku juga harus terhenti begitu saja karena masa kerja yang belum 4 tahun karena diangkat menjadi CPNS di satuan pendidikan yang berbeda. Kecewa? ALkhamduLiLLah tidak. Karena dalam proses ke tingkat Provinsi saya bertemu orang-orang hebat Made in Gunungkidul. Sampai sekarang masih menjadi kakak pembimbing saya dalam beberapa hal tentang pendidikan.  Kok kakak?  Yuuups, mereka berdua hanya terpaut 4tahun dari saya akan tetapi prestasinya sudah mendunia. Ada Laily Amin Fajriyah yang menjadi juara gupres tingkat Nasional serta Tri Agus Cahyono juara OGN tingkat nasional dengan inovasi BEKAM (globe berkamera) yang sudah beliau patenkan.  Saya mengikuti kelas menu...